Rabu, 15 Januari 2014

Router

0 komentar
Kali ini saya akan membahas masalah router. Dan sebenarnya ini adalah tugas untuk mata kuliah Jaringan Komputer :)

Yang pertama  mengenai perbedaan antara router biasa dengan router mikrotik.
Router biasa itu adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah proses. Proses ini biasa dikenal sebagai routing. Routing ini terjadi pada 3 lapisan dari stack protokol tujuh lapis (lapisan OSI).
Sedangkan router mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, dan juga cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.

Rabu, 08 Januari 2014

Membuat Trigger

0 komentar

Trigger adalah suatu proses otomatis yang memanggil satu atau beberapa operasi sebelum/ sesudah adanya insert,/ update/ delete pada tabel lain.

Di bawah ini adalah langkah-langkah mebuat trigger.

1. Jalankan phpMyAdmin pada browser. Pilih database yang akan kita gunakan, jika belum ada database yang akan digunakan bisa dibuat terlebih dahulu. Lalu pilih SQL.
2. Masukkan sintak untuk membuat trigger didalam kotak tersebut. Lalu klik Go.
3. Selesai..


Sumber: http://mysql.phi-integration.com/sql/membuat-trigger-di-mysql

Jumat, 01 November 2013

Model OSI

0 komentar
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyakprotokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
 

Lydia Rosiana Agustinus Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template